Arus Publik

Mengenal Tradisi Cap Go Meh Bagi Warga Tionghoa, Dihadiri Seno Aji dan Ratusan Warga Chinese

Orang nomor dua di Kaltim hadiri perayaan Cap Go Meh

Rabu, 4 Maret 2026 17:17

DUDUK BERSAMA - Seno Aji Wakil Gubernur Kaltim (kedua dari kiri). Saat ditemui redaksi Arusbawah.co usai acara, Seno Aji mengaku bersyukur melihat antusiasme warga Tionghoa yang terus berdatangan/ IG @pemprov_kaltim

Menurutnya, pemerintah hadir di setiap kegiatan budaya sebagai bentuk dukungan terhadap keberagaman.

“Saya tidak hanya datang ke acara warga Tionghoa, saya juga datang ke acara Toraja, datang ke etnis Dayak, Kutai, Banjar dan lain sebagainya,” katanya.

Seno Aji hadir didampingi istrinya, Hj Wahyu Hernangsih.

Atas nama Pemprov Kaltim dan masyarakat Benua Etam, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Imlek dan Cap Go Meh 2026.

“Semoga tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, kemajuan usaha, serta kedamaian bagi semua,” ucapnya.

Ia menambahkan, Cap Go Meh bukan hanya penutup rangkaian Imlek, tapi juga simbol harapan baru, kebersamaan, dan semangat persaudaraan.

Perayaan ini, kata dia, mencerminkan wajah Indonesia yang majemuk.

“Kaltim rumah besar bagi berbagai suku, agama dan budaya. Keberagaman di daerah ini bukanlah sumber perbedaan yang memecah, melainkan kekuatan yang menyatukan. Nilai toleransi, gotong royong dan saling menghormati telah lama menjadi fondasi kehidupan sosial kita,” paparnya.

Baginya, perayaan Cap Go Meh menunjukkan bahwa harmoni itu nyata.

Orang bisa merayakan tradisi dengan penuh sukacita tanpa mengurangi rasa hormat kepada yang lain.

“Inilah wajah Kaltim yang membanggakan, inklusif, damai dan penuh persaudaraan,” demikian kata  Seno Aji.

(wan)

 

Tag

MORE