Arus Publik

Mal Lembuswana Mencari Investor Baru

Setelah 30 Tahun Beroperasi, Pemprov Kaltim Buka Peluang Investo

Selasa, 7 April 2026 22:42

Potret gedung Mal Lembuswana/Ist

ARUSBAWAH.CO -  Setelah 30 tahun beroperasi, Mal Lembuswana kini menunggu investor baru.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersiap membuka peluang bagi pihak swasta untuk kembali mengelola pusat perbelanjaan tersebut.

Namun hingga kini, proses penjajakan masih kosong peminat dan baru akan dibuka melalui mekanisme lelang atau beauty contest setelah 26 Juli 2026.

Waktu pengelolaan oleh pihak swasta tersisa empat bulan lagi.

Kontrak kerja sama skema Build, Operate, and Transfer (BOT) antara Pemprov Kaltim dengan PT Cipta Sumena Indah Satresna (CSIS) dipastikan berakhir pada 26 Juli 2026.

Setelah itu, seluruh aset baik tanah maupun bangunan Mal Lembuswana akan kembali ke Pemprov.

Dari Lahan Kosong Menjadi Aset Mal Utuh

Selama tiga dekade, kerja sama itu berjalan dengan pola yang terbilang menguntungkan bagi pemerintah provinsi.

Sekitar 30 tahun lalu, Pemprov Kaltim hanya bermodalkan lahan kosong.

Di atas lahan seluas 6,7 hektare itu, pihak swasta membangun pusat perbelanjaan yang kemudian berkembang menjadi Mal Lembuswana.

Kini, saat kontrak berakhir, pemerintah tidak hanya mendapatkan kembali lahannya, tetapi juga bangunan mal secara utuh.

Secara sederhana, pemerintah memiliki lahan, dibangunkan oleh swasta, lalu diserahkan kembali dalam bentuk aset jadi.

Namun persoalan muncul setelah fase itu selesai.

Aset besar tersebut kini belum memiliki kepastian pengelola baru.

Tag

MORE