Arus Publik

CELIOS

Laporan CELIOS: Investasi Startup Indonesia Anjlok dari Rp144 Triliun, Apa Penyebabnya?

Kajian CELIOS Ungkap Penyebab Investasi Startup Anjlok.

CELIOS - Investasi Startup Indonesia Anjlok dari Rp144 Triliun Menjadi Rp5 Triliun/ Foto: Pixabay.com (Mohamed Hassan)

Dalam kajian CELIOS, nilai investasi startup tercatat terus meningkat dari sekitar Rp2,16 triliun pada 2014 menjadi Rp144,06 triliun pada 2021.

Lonjakan tersebut mencerminkan tingginya optimisme investor terhadap potensi ekonomi digital Indonesia yang didukung oleh perkembangan sektor teknologi dan startup nasional. 

Namun setelah mencapai puncak, tren tersebut berbalik arah.

Pada 2022, investasi startup turun sekitar 58 persen menjadi Rp59,96 triliun dan terus mengalami penurunan pada tahun-tahun berikutnya.

Hingga November 2024, nilai investasi yang masuk ke sektor startup hanya mencapai sekitar Rp5,39 triliun. 

CELIOS menjelaskan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kenaikan suku bunga acuan yang menyebabkan biaya pendanaan atau cost of fund menjadi lebih mahal.

Akibatnya, investor menjadi lebih berhati-hati dalam menempatkan modalnya, terutama pada sektor yang memiliki risiko tinggi seperti startup digital. 

Kondisi ini juga dikenal dengan istilah Tech Winter, yaitu periode ketika investasi teknologi mengalami perlambatan akibat berkurangnya pendanaan, meningkatnya tantangan memperoleh modal, ketidakpastian ekonomi global, serta perubahan sentimen investor terhadap sektor teknologi. 

Harapan Pemulihan Masih Terbuka

Penurunan investasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa industri startup Indonesia sedang menghadapi fase penyesuaian setelah mengalami pertumbuhan pesat pada periode sebelumnya.

Tag

MORE