Arus Publik

CELIOS

Laporan CELIOS : Begini Cara Korea Selatan Melahirkan Puluhan Startup Unicorn

Korsel bangun ekosistem startup berkat dukungan modal ventura

STARTUP – Korea Selatan berhasil membangun ekosistem startup berbasis teknologi melalui dukungan regulasi, pendanaan modal ventura, dan kebijakan pemerintah yang pro-inovasi. / Foto: pexels

ARUSBAWAH.CO - Menurut Naskah Akademik CELIOS, Korea Selatan dinilai menjadi salah satu negara yang berhasil membangun ekosistem startup berbasis teknologi melalui penguatan industri modal ventura atau venture capital (VC).

Perkembangan industri modal ventura di Negeri Ginseng tersebut mulai menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak akhir 1990-an, khususnya setelah krisis finansial Asia pada 1997.

Pemerintah Korea Selatan melihat modal ventura sebagai instrumen penting untuk mempercepat inovasi, mendukung perusahaan rintisan atau startup, sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Modal ventura pertama di Korea Selatan didirikan pada 28 April 1981 melalui Technology Development Corporation dengan komposisi kepemilikan saham sebesar 31 persen oleh pemerintah dan 69 persen oleh pihak swasta.

Seiring berkembangnya industri startup dan investasi global, pemerintah Korea Selatan kemudian memperkuat sektor modal ventura melalui berbagai regulasi dan kebijakan.

Regulasi Jadi Fondasi Penguatan Modal Ventura

Salah satu regulasi utama yang mengatur sektor investasi di Korea Selatan adalah Financial Investment Service and Capital Markets Act (FSCMA).

Undang-undang tersebut mengatur berbagai aktivitas investasi dan pasar modal, termasuk perusahaan modal ventura, hedge fund, perusahaan sekuritas, hingga pengelolaan aset investasi.

FSCMA juga berfungsi menjaga stabilitas dan integritas pasar modal serta memastikan aktivitas investasi berjalan secara transparan dan akuntabel.

Tag

MORE