ARUSBAWAH.CO - Kondisi lahan pemakaman di Kota Samarinda yang kian menyempit menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.
Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap makin terbatasnya ruang pemakaman di berbagai titik kota, yang menurutnya telah memasuki fase krisis dan tidak bisa lagi dianggap sepele.
“Beberapa tempat, seperti Sungai Kunjang dan Karang Asam Ulu hampir penuh. Kalau tidak segera dicarikan jalan keluarnya, masyarakat akan makin kesulitan mendapatkan lahan untuk pemakaman,” ujarnya kepada awak media, Rabu (21/5/2025).
Ananda mengapresiasi langkah DPRD Kota Samarinda yang tengah merancang Perda Tata Kelola Lahan Pemakaman.
Ia menyebut inisiatif ini sebagai langkah tepat yang patut didukung oleh berbagai elemen, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.
Tag



