ARUSBAWAH.CO - Upaya memperketat pengawasan terhadap armada tambang berbobot besar di Kalimantan Timur dipandang sebagai langkah penting untuk memulihkan kondisi jalan yang selama ini terus menurun.
Pemerintah daerah juga berharap kebijakan tersebut dapat menekan beban APBD yang kerap terkuras untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak akibat aktivitas angkutan bermuatan berat.
Selama bertahun-tahun, pemeliharaan jalan umum menjadi boros karena kerusakan yang muncul berulang.
Melalui koordinasi antara Pemprov Kaltim dan Polda Kaltim, pemerintah ingin memastikan bahwa kendaraan operasional tambang tidak lagi menambah tekanan besar terhadap infrastruktur yang digunakan masyarakat luas.
Pengalihan sebagian transportasi ke jalur sungai maupun laut dianggap sebagai opsi yang dapat mengurangi ketergantungan pada jalan darat, sekaligus memberi ruang bagi infrastruktur untuk pulih.
Langkah tersebut mendapat tanggapan positif dari DPRD Kaltim.
Tag



