Arus Publik

Samarinda Terkini

Komisi III Sidak SCP-Hotel Aston, Pastikan Sistem IPAL dan Grease Trap Tak Lagi Picu Bau Limbah

Jumat, 6 Maret 2026 22:14

SIDAK - Komisi III DPRD Samarinda saat melakukan sidak terhadap sistem pembuangan limbah di SCP/Arusbawah.co

“Orang datang ke mal untuk makan atau berkunjung. Kalau mencium bau tidak sedap tentu menjadi pengalaman yang tidak baik,” tegasnya.

DLH Akan Terus Memantau

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Basuni, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap sistem pengelolaan limbah yang dimiliki oleh fasilitas publik seperti hotel dan pusat perbelanjaan.

Menurut Basuni, setiap pengelola usaha yang memiliki instalasi pengolahan air limbah diwajibkan menyampaikan laporan operasional IPAL secara berkala kepada DLH.

Laporan tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah untuk memastikan bahwa proses pengolahan limbah dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Laporan yang disampaikan oleh pengelola akan kami pantau secara berkala. Dari situ kami bisa melihat bagaimana operasional IPAL mereka berjalan, apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak,” ujarnya.

Basuni menambahkan, pemantauan ini penting karena fasilitas seperti hotel dan pusat perbelanjaan menghasilkan limbah domestik dalam jumlah yang cukup besar setiap harinya, terutama dari aktivitas dapur, restoran, serta fasilitas sanitasi.

Karena itu, keberadaan grease trap, biotank, serta instalasi IPAL yang berfungsi dengan baik menjadi faktor penting untuk mencegah limbah mencemari lingkungan.

“Fungsi grease trap misalnya untuk memisahkan lemak dari limbah dapur sebelum masuk ke sistem pengolahan berikutnya. Kalau tidak dikelola dengan baik, bisa menimbulkan bau atau bahkan meluber seperti yang sempat terjadi sebelumnya,” jelasnya.

Basuni juga menyebutkan bahwa DLH akan terus berkoordinasi dengan pengelola gedung untuk memastikan pengelolaan limbah berjalan secara konsisten, termasuk memastikan pengangkatan limbah dilakukan secara rutin.

Apabila ditemukan permasalahan dalam pengelolaan limbah, pihaknya akan meminta pengelola segera melakukan perbaikan agar tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat.

“Yang penting bagi kami adalah sistemnya berjalan dan tidak menimbulkan gangguan bagi lingkungan sekitar maupun pengunjung. Karena itu pengawasan akan terus dilakukan secara berkala,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan manajemen SCP memilih tidak memberikan keterangan kepada awak media saat ditanya mengenai pengelolaan IPAL maupun limbah di kawasan mal tersebut. (raf)

 

Tag

MORE