Arus Publik

Ketua TRC PPA Kaltim: Rumah Sakit Belum Klarifikasi dan Minta Maaf Atas Insiden Tangan Bayi Membusuk Pasca-Infus

Jumat, 3 April 2026 15:17

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rina Zainun/ Kaltimetam

Temuan Jaringan Menghitam dan Aroma Pembusukan

Kerusakan jaringan baru terdeteksi pada Minggu pagi (8/3/2026) saat pergantian sif petugas medis dan kunjungan (visit) dokter jaga.

Begitu balutan perban dibuka, ditemukan kondisi fisik tangan kanan bayi telah berubah warna.

"Begitu dibuka oleh perawat, ternyata sudah model terbakar dan berwarna hitam pekat. Pihak rumah sakit langsung menyarankan operasi karena kondisinya sudah sangat parah," jelas Rina.

Setelah sempat dibawa pulang oleh keluarga, kondisi luka dilaporkan kian memburuk hingga mengeluarkan aroma menyengat. 

"Kami sudah melihat kondisi tangan anaknya, bahkan dari jarak jauh saja sudah tercium bau busuknya. Luka itu terus menganga dan dagingnya seperti mau keluar," tambahnya.

 

Desakan Evaluasi dan Tanggung Jawab Medis

TRC PPA Kaltim menilai insiden ini sebagai bentuk kelalaian kolektif antara tenaga medis yang bertugas dan sistem pengawasan rumah sakit.

Tag

MORE