Sepeda motor tersebut kemudian terlindas roda belakang kiri truk, menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dishub Klaim Sudah Lakukan Upaya Antisipasi
Menanggapi kejadian tersebut, Dishub Samarinda menyatakan telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, hingga papan peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan, termasuk di ruas Jalan Wahid Hasyim II.
“Sosialisasi Perwali juga sudah kami lakukan, termasuk kepada asosiasi logistik dan pelaku usaha angkutan,” kata Manalu.
Namun, ia mengakui bahwa infrastruktur dan regulasi tidak akan efektif tanpa kesadaran pengguna jalan.
“Yang paling menentukan adalah perilaku masyarakat. Kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalan dengan banyak akses keluar-masuk kendaraan, sangat penting,” ujarnya.
Masih Ditangani Polisi
Hingga kini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Samarinda.
Di sisi lain, diskursus publik terus berkembang, mulai dari tuntutan peningkatan keselamatan jalan, penegakan aturan lalu lintas, hingga dorongan evaluasi manajemen lalu lintas di kawasan padat aktivitas seperti Jalan Wahid Hasyim II. (red)
Tag




