- Pembangunan refinery pengolahan minyak kelapa sawit dan minyak makan di Teluk Balikpapan, untuk meningkatkan kapasitas dan produksi.
- Eksplorasi energi oleh salah satu perusahaan UEA di wilayah Kaltim.
Selain itu, Rudy menargetkan maskapai penerbangan UEA dapat beroperasi di Kaltim pada 2028 untuk memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Harapannya, nilai investasi UEA di Kaltim bisa naik dari posisi 25 besar menjadi 5 besar dalam waktu dekat.
Dukungan dari Dubes UEA
Menanggapi hal tersebut, Dubes UEA Abdulla Salem menyampaikan kegembiraannya dapat bertemu langsung dengan Gubernur Kaltim.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara UEA dan Indonesia, khususnya Kaltim, sudah sangat baik dan siap dikembangkan lebih lanjut. (adv)
Tag



