“Dulu akses jalan Mahulu menuju Malinau kurang lebih seminggu baru bisa tembus. Hari ini kurang lebih dua jam,” ujar Gubernur Kaltim.
Rudy juga mengingatkan pentingnya melindungi ruas jalan Berau (Kaltim)–Bulungan (Kaltara) dari kerusakan akibat kendaraan ODOL (over dimension over load).
"Saya mengajak untuk menjaga akses jalan tersebut dengan segera membangun jembatan timbang demi mencegah angkutan ODOL, seperti angkutan alat berat yang bisa merusak jalan tersebut," kata Gubernur Kaltim pula.
Di sisi lain, Zainal Paliwang menyambut positif inisiatif Kaltim yang dinilainya bergerak cepat dalam membangun infrastruktur.
Ia menegaskan, meskipun Kaltara telah menjadi provinsi tersendiri sejak 2012, hubungan baik dengan Kaltim tetap terjaga.
“Terima kasih kepada Gubernur Kaltim atas gerak cepatnya. Kalau dulu menembus jalan perbatasan bisa memakan waktu berminggu-minggu, kini jauh lebih singkat,” tutur Zainal Paliwang lagi.
Zainal menilai tantangan pembangunan semakin kompleks sehingga kerja sama antardaerah mutlak diperlukan.
“Semoga kerja sama ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia,” ujar Gubernur Kaltara tersebut. (adv)
Tag



