“Harapannya, pabrik ini menjadi proyek percontohan yang bisa diterapkan juga oleh kabupaten/kota maupun pihak lain,” tambah Heni.
Sebagai aset Pemprov Kaltim, pabrik ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah ketika nantinya sudah beroperasi secara stabil.
“Kita berharap ada kontribusi bagi daerah. Namun karena masih tahap awal, kemungkinan akan diberi masa tenggang beberapa tahun sebelum ketentuan kontribusi penuh diberlakukan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, pembangunan pabrik pakan ternak ini menjadi langkah strategis Pemprov Kaltim untuk mendorong hilirisasi, meningkatkan kemandirian peternak, serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kalimantan Timur.
(ir/adv/diskominfokaltim)
Tag



