Advertorial

Diskominfo Kalimantan Timur

Jospol Hilirisasi: Pemprov Kaltim Bangun Pabrik Pakan untuk Mandirikan Peternak

Rabu, 26 November 2025 19:23

KEPALA DINAS - Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih/ Foto: IG @dppkukm.kaltim

ARUSBAWAH.CO - Untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung perkembangan peternakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) membangun pabrik pakan ternak melalui inisiatif Jospol Hilirisasi.

Pembangunan ini bertujuan mengatasi masalah kelangkaan pakan lokal yang sering dihadapi peternak ayam petelur.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, mengungkapkan bahwa suplai pakan ternak di Kaltim selama ini tidak stabil dan masih jauh di bawah kebutuhan.

“Peternak sudah kesulitan karena produksi lokal tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Heni.

Fasilitas pakan ternak tersebut berdiri di atas area 1 hektare yang dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Hibah ini menjadi syarat agar pemprov bisa terlibat secara penuh dalam proses pembinaan dan pengelolaan pabrik.

“Jika lahannya tidak dihibahkan, kami tidak bisa turun langsung melakukan pendampingan. Karena sekarang menjadi aset pemprov, kami bisa memastikan pengembangannya benar-benar optimal,” jelasnya.

Di sekitar kawasan pabrik juga tersedia ruang yang bisa dikembangkan lebih lanjut, seperti untuk gudang bahan baku, gudang produksi, serta area penampungan hasil olahan.

Adapun kapasitas produksi awal pabrik ini ditargetkan mencapai 5 ton per hari. Namun Heni menekankan bahwa angka tersebut masih belum mencukupi kebutuhan peternak di seluruh Kaltim.

“Produksi lima ton per hari masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan daerah,” katanya.

Selama ini, sebagian besar pakan ternak untuk peternak di Kaltim masih dipasok dari luar daerah dan bahkan mengandung komponen impor.

Ketergantungan tersebut membuat harga pakan serta harga telur ayam fluktuatif, yang pada akhirnya ikut mendorong inflasi di daerah.

Dengan hadirnya pabrik ini, pemerintah berharap pasokan pakan bisa lebih mandiri dan stabil sehingga harga komoditas peternakan, terutama telur, dapat lebih terkendali.

Pembangunan pabrik pakan ternak ini menjadi bentuk nyata dari pelaksanaan program Jospol Hilirisasi yang menekankan pengembangan industri dari hulu hingga hilir di daerah.

“Harapannya, pabrik ini menjadi proyek percontohan yang bisa diterapkan juga oleh kabupaten/kota maupun pihak lain,” tambah Heni.

Sebagai aset Pemprov Kaltim, pabrik ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah ketika nantinya sudah beroperasi secara stabil.

“Kita berharap ada kontribusi bagi daerah. Namun karena masih tahap awal, kemungkinan akan diberi masa tenggang beberapa tahun sebelum ketentuan kontribusi penuh diberlakukan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, pembangunan pabrik pakan ternak ini menjadi langkah strategis Pemprov Kaltim untuk mendorong hilirisasi, meningkatkan kemandirian peternak, serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kalimantan Timur.

(ir/adv/diskominfokaltim)

Tag

MORE