Advertorial

Tunjangan DPRD Kaltim

Inflasi Berpotensi Naik, DPRD Samarinda Soroti Dampak BBM Nonsubsidi

Senin, 4 Mei 2026 18:26

DPRD SAMARINDA - Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi/ Foto: Arusbawah

ARUSBAWAH.CO - Penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi yang mulai berlaku pada pertengahan April 2026 memunculkan kekhawatiran di Samarinda, Kalimantan Timur. 

Dampaknya mulai dirasakan oleh masyarakat, terutama pada sektor yang bergantung pada distribusi barang. 

Kenaikan tarif ini dinilai berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap harga kebutuhan pokok. 

DPRD Samarinda pun menyoroti potensi tekanan inflasi yang dapat terjadi dalam waktu dekat. Kondisi tersebut mendorong perlunya kewaspadaan terhadap stabilitas ekonomi daerah.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan bahwa perubahan harga BBM nonsubsidi tidak hanya berdampak pada sektor energi semata. 

Menurutnya, hampir seluruh aktivitas ekonomi memiliki keterkaitan erat dengan transportasi, sehingga kenaikan biaya bahan bakar akan memengaruhi banyak lini.

“Mau tidak mau tingkat inflasi bisa naik, karena hampir semua sektor bergantung pada transportasi,” ucapnya.

Tag

MORE