ARUSBAWAH.CO - Pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan II-2025 tercatat mencapai 4,69 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan sektor industri pengolahan menjadi kontributor tertinggi setelah tumbuh impresif sebesar 15,12 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim, Yusniar Julina, menyampaikan bahwa capaian ini meskipun positif, menunjukkan perlambatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tumbuh sebesar 5,85 persen.
“Ekonomi Kaltim pada triwulan II-2025 tumbuh 4,69 persen secara yoy, didorong terutama oleh sektor industri pengolahan,” ujar Yusniar di Samarinda, Selasa (5/8/2025).
Nilai PDRB Kaltim Capai Rp221,77 Triliun
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), total perekonomian Kaltim pada triwulan II-2025 atas dasar harga berlaku tercatat Rp221,77 triliun, sementara atas dasar harga konstan mencapai Rp147,96 triliun.
Pertumbuhan ini ditopang oleh hampir semua lapangan usaha yang mencatatkan pertumbuhan positif, kecuali dua sektor yakni pertambangan dan penggalian (-0,13%) serta konstruksi (-0,11%).




