Dalam kesempatan ini, Septiaji menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya membangun ekosistem informasi digital yang bersih.
"Saya ucapkan terimah kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi dalam acara ini. Mulai dari UNESCO, Internews, Ashoka Foundation, hingga organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan GMKI," ucap Septiaji
Menurutnya, kerjasama yang solid dari berbagai pihak akan sangat membantu mewujudkan masyarakat yang lebih melek informasi dan memiliki ketahanan terhadap hoaks serta ujaran kebencian.
Indonesia Fact-Checking Summit 2024 diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun Indonesia yang lebih bijak dalam bermedia sosial.
Terakhir, acara ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menyaring informasi, dan mendukung terciptanya suasana yang lebih kondusif di ruang digital. (wan)
Tag



