Melalui laman resmi Pemprov kaltim diumumkan bahwa hibah untuk KONI Kaltim hanya sebesar Rp16,5 miliar.
Penandatanganan NPHD Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026, di Lantai 4 Tower Dispora Kaltim.
Sebelum penandatanganan itu, Dispora Kaltim telah lebih dulu menyampaikan adanya penyesuaian besaran hibah.
Pemberitahuan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 000.7.7.1/2741/DISPORA-Umum/2025 tertanggal 25 November 2025 yang ditandatangani langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kaltim Muhammad Faisal S.Sos., M.Si yang masih menjabat saat itu.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa alokasi hibah KONI Kaltim mengalami penyesuaian dari rencana awal Rp44 miliar menjadi Rp16,5 miliar.
Pemangkasan itu disebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian prioritas nasional Tahun Anggaran 2026 sekaligus upaya optimalisasi belanja pemerintah.
Artinya, dibanding hibah Rp175 miliar pada 2024, nilai hibah KONI Kaltim tahun 2026 turun sekitar Rp158,5 miliar atau lebih dari 90 persen.
KONI Kaltim Membina 64 Cabang Olahraga
Besarnya perhatian terhadap hibah KONI bukan tanpa alasan.
Organisasi ini menjadi induk pembinaan olahraga prestasi di Kaltim.
Saat ini KONI Kaltim diketahui, membina 64 cabang olahraga hasil Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).
Cabang olahraga tersebut meliputi kategori bela diri seperti taekwondo, karate, pencak silat, tinju, judo, tarung derajat, sambo, wushu, anggar, jujitsu, gulat dan kempo.
Kategori permainan dan olahraga beregu mencakup bola basket, bola voli indoor dan pantai, sepak bola, futsal, sepak takraw, bola tangan, softball/baseball, hoki, cricket, rugby, korfball, pickleball serta gateball.
Pada kategori olahraga air terdapat renang atau akuatik, dayung, layar, selam, ski air, arung jeram dan polo air.
Kategori olahraga udara dan bermotor terdiri dari aeromodelling, paralayang, gantole, terjun payung serta balap motor atau motocross.
Kategori olahraga ketepatan dan konsentrasi meliputi menembak, panahan, biliar, boling, catur, bridge, golf, petanque dan dancesport.
Sementara kategori olahraga prestasi terukur mencakup atletik, balap sepeda, senam, angkat besi, angkat berat, binaraga, panjat tebing, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, squash, woodball, muaythai, kickboxing, kurash, triathlon serta sejumlah cabang prestasi lainnya.
(wan)
- LHP BPK 2025: Dinas Pariwisata, PUPR-PERA hingga Disdikbud Kaltim Diminta Kembalikan Uang Ke Kas Daerah
- Rincian Rp2 Triliun Kurang Bayar DBH untuk Provinsi Kalimantan Timur, Tercantum di PMK 120/2025
- Pemprov Kaltim Tak Tambah Bankeu untuk 10 Kabupaten/Kota di APBD Perubahan 2026, Alokasi 2027 Belum Pasti
- Baru 2 dari 14 Wilayah Kerja Migas di Kaltim yang Berikan PI 10 Persen, Ini Daftar Lengkap Statusnya
Tag




