Dengan konstruksi semenisasi yang ada sekarang, titik-titik kritis yang hanya dalam hitungan bulan sebelumnya menghambat mobilitas, kini sudah dapat dilalui dengan aman dan efisien oleh masyarakat.
- Akses Udara Mahakam Ulu Segera Terbuka: Wagub Kaltim Targetkan Operasional Bandara Ujoh Bilang Tahun Ini
- Rp206 Miliar Sudah Digelontorkan, Rp90 Miliar Belum Dilelang, Jalan Tering–Ujoh Bilang Masih Sisakan 13,6 Km Tanpa Status
- Wagub Kaltim Salurkan Bantuan Rp376 Juta untuk Politeknik Sendawar, Dorong Pemerataan Pendidikan di Kutai Barat
Progres Pembangunan Maret 2026
Seno Aji menyatakan bahwa titik awal Januari membuat rombongan terjebak kini sudah sepenuhnya teratasi dengan konstruksi semenisasi (beton).
Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk memberikan akses transportasi yang layak bagi masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sudah menyelesaikan pekerjaannya. Pekerjaan yang sudah lama diimpikan oleh warga saat ini sudah sampai ke kilo 42," ujar Seno Aji saat memberikan pernyataan pers di lokasi proyek.
Penyelesaian jalan hingga KM 42 ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh kendaraan logistik secara signifikan.
Sebelumnya, kendaraan angkutan barang seringkali tertahan berhari-hari jika terjadi hujan deras di titik-titik kritis hutan Mahakam Ulu.
Dengan konstruksi beton, hambatan cuaca tersebut kini dapat diminimalisir.




