Tahun 2024, dana masuk sebesar Rp78,79 miliar dari PRPTN dan Rp3,89 miliar dari APBN (IKU).
Sementara pada 2025, tambahan Rp5,47 miliar datang dari PRPTN.
Secara keseluruhan, total penerimaan Unmul dari BA-BUN, PRPTN, dan lainnya selama periode 2023–2025 mencapai Rp195,79 miliar.
Usulan 2026: Rp2,07 Triliun dari Pemprov
Abdunnur mengungkapkan, kebutuhan Unmul ke depan akan semakin besar seiring pengembangan sarana prasarana dan program digitalisasi kampus.
Untuk itu, pihaknya telah mengusulkan hibah dari Pemprov Kaltim sebesar Rp2,07 triliun untuk tahun 2026.
“Tahun depan tentu dengan peningkatan sarana prasarana, penyelesaian gedung KDP yang dalam penyelesaian, pembangunan gedung yang baru, kemudian program Smart Campus, Digital Campus dan juga inovasi AI dalam tata pengelolaan pendidikan tinggi di Unmul itu sudah kita mendapatkan persetujuan hibah dari Pemprov Kaltim sebesar Rp 2 triliun,” tegas Abdunnur.
Tak hanya dari pemerintah daerah, Abdunnur menambahkan bahwa Unmul juga masuk dalam daftar prioritas nasional.
Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Unmul tercatat dalam green book Bappenas dengan alokasi sebesar Rp6,5 triliun untuk periode 2026–2029.
Tag



