“Untuk anggaran dan cakupan pemasangannya memang belum dihitung secara detail. Saat ini fokus kami masih pada tahap pengujian konsepnya dulu,” tambahnya.
Saat ini Gedung Pasar Pagi Samarinda juga masih berada dalam masa pemeliharaan proyek selama enam bulan sejak serah terima pada November 2025, serupa dengan konsep pemeliharaan yang diterapkan pada proyek Taman Balai Kota.
Dalam periode tersebut, berbagai persoalan teknis yang muncul setelah bangunan digunakan masih menjadi bagian dari evaluasi proyek.
Hendra berharap para pedagang dapat memahami proses tersebut karena pemerintah kota tengah berupaya mencari solusi yang benar-benar efektif dan berkelanjutan.
“Harapannya tahun ini bisa segera ditindaklanjuti. Nantinya kami akan memprioritaskan lantai-lantai yang sebelumnya paling terdampak tempias,” tutupnya. (isa)
Tag




