Aarhus Festuge adalah festival budaya dan seni di Aarhus, Denmark, yang diadakan setiap tahun pada akhir Agustus hingga awal September.
Festival ini berjalan selama 10 hari, dengan ratusan hingga ribuan acara yang mencakup musik, teater, tari, seni visual, kuliner, pertunjukan di ruang publik, dan partisipasi masyarakat lokal serta internasional.
5. Gangneung Danoje (Korea Selatan)
Festival Gangneung Danoje adalah perayaan tahunan di Kota Gangneung, Provinsi Gangwon, Korea Selatan, yang diselenggarakan untuk menghormati roh penjaga lokal dan memohon berkah bagi masyarakat.
Festival ini berlangsung selama 47 hari, dimulai pada tanggal 20 bulan ketiga dan berakhir pada tanggal 7 bulan kelima kalender lunar Korea, dengan berbagai ritual, musik tradisional, tarian topeng Gwanno, dan permainan rakyat.
6. Osun-Osogbo (Nigeria)
Osun-Osogbo adalah perayaan tahunan di Osogbo, Negara Bagian Osun, Nigeria, untuk menghormati dewi sungai Osun yang dianggap pelindung dan pemberi berkah bagi masyarakat.
Festival ini berlangsung selama sekitar dua minggu, dari akhir Juli hingga pertengahan Agustus, dengan puncak pada 8 Agustus, menampilkan ritual pembersihan kota, perarakan Arugba, serta musik dan tarian tradisional.
7. Tapayi Rapa Nui (Chile)
Festival Tapati Rapa Nui adalah perayaan budaya tahunan di Pulau Paskah, Chile, yang berlangsung selama dua minggu pada awal Februari untuk merayakan dan melestarikan tradisi masyarakat Rapa Nui.
Festival ini menampilkan kompetisi tradisional seperti Haka Pei, Vaka Tuai, Tau’a Rapa Nui, Takona, tari dan musik Ori Rapa Nui, serta parade dan pemilihan wakil komunitas untuk menjaga warisan budaya. (naa)




