Arus Publik

Duit Danantara Mau Masuk ke Kaltim! Untuk Bangun Pabrik Pakan Ternak

Tahap awal fokus ke 13 daerah

Jumat, 28 November 2025 21:43

BERI MAKAN - Ilustrasi. Dana dari Danantara senilai Rp 20 triliun akan digunakan untuk membangun pabrik pakan ternak dan produksi anak ayam (DOC) di beberapa daerah, termasuk Kaltim/ Pexels

ARUSBAWAH.CO - Kabar terbaru bagi peternak di Kalimantan Timur (Kaltim). 

Dana dari Danantara senilai Rp 20 triliun akan digunakan untuk membangun pabrik pakan ternak dan produksi anak ayam (DOC) di beberapa daerah, termasuk Kaltim.

Proyek ini digadang-gadang mampu meningkatkan pasokan ayam dan telur nasional sekaligus menstabilkan harga di pasar.

Pembangunan pabrik pakan dan fasilitas produksi anak ayam ini akan dilakukan secara bertahap di 30 titik daerah.

Pada tahap pertama, pembangunan difokuskan di 13 daerah, antara lain Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Selatan, NTB, NTT, Papua Selatan, dan Jawa Timur.

Dua BUMN pangan, yakni PTPN III (Holding) dan PT Berdikari, telah ditunjuk untuk mengeksekusi proyek strategis ini.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa proyek ini tidak akan mematikan peternak mandiri atau kecil.

Pabrik yang dibangun tidak akan memproduksi ayam atau telur, melainkan fokus pada pengadaan pakan, obat-obatan, vaksin, serta anak ayam (DOC) yang akan disalurkan kepada peternak.

“Kemudian peternak bisa mendapatkan pakan dan obat-obatan dengan harga pemerintah. Jadi ini menopang saudara-saudara kita peternak, daripada berteriak tiap tahun. Pakannya dari pemerintah, tapi pemerintah dan BUMN tidak bergerak di budidaya,” jelas Amran dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025) lalu. 

Proyek ini juga menjadi solusi atas keluhan peternak kecil yang kerap kesulitan mendapatkan DOC dengan harga wajar.

Amran menyebut pernah terjadi kenaikan harga DOC hingga 30 persen saat permintaan tinggi, yang langsung ditindaklanjuti dengan meminta perusahaan terkait menurunkan harga.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menambahkan bahwa anggaran Rp 20 triliun dari Danantara bersumber dari berbagai saluran, termasuk Himbara dan APBN yang dikelola Danantara.

Mekanisme investasi dipilih agar proyek dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan efektif.

Pembangunan pabrik pakan dan fasilitas produksi DOC ini diharapkan menjadi tulang punggung produksi ayam dan telur di Indonesia, terutama untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan adanya proyek ini, peternak lokal dapat lebih tenang dalam menjalankan usaha, sementara pemerintah memastikan ketersediaan pasokan ternak tetap stabil. (pra)

 

Tag

MORE