Arus Publik

Kilang Minyak Balikpapan Disebut di Rapat DPR RI! Ditanya Kapan Selesainya?

Jumat, 28 November 2025 18:25

Salah satu pekerja dengan potret latar belakang kilang minyak/ Foto: ibukotakini

ARUSBAWAH.CO -  Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, melayangkan kritik terhadap PT Pertamina terkait keterlambatan pembukaan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

Pernyataan kritik itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Utama Pertamina, Rabu (19/11/2025) lalu. 

RDP yang dilakukan Komisi VI dengan pihak Pertamina itu membahas soal “Evaluasi Kinerja Perusahaan Semester I 2025, Roadmap Pengembangan dan Aksi Korporasi Tahun 2026, serta evaluasi produk Bahan Bakar Minyak, dan lain-lain” digelar di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta. 

Mufti menegaskan bahwa Pertamina sebelumnya telah menyampaikan komitmen bahwa RDMP Balikpapan akan mulai dibuka pada 10 November 2025.

Namun hingga akhir November, tidak ada pengumuman resmi maupun aktivitas pembukaan proyek seperti yang dijanjikan.

“Waktu rapat pertama dan pada September kemarin, Bapak jelas mengatakan bahwa 10 November RDMP Balikpapan dibuka. Nyatanya sampai hari ini kami belum dengar ada pembukaan itu,” ujar Mufti dalam RDP.

Paparan Pertamina Dinilai Ambigu

Dalam rapat, Mufti menyatakan bahwa informasi yang disampaikan Pertamina terkait perkembangan RDMP masih belum tegas dan terkesan “mengambang”.

Ia menyebut penjelasan yang dipaparkan tidak memberi kepastian apakah proyek tersebut benar-benar telah dibuka atau kembali mengalami penundaan.

“Penjelasan dalam paparan tadi masih ambigu, tidak jelas apakah RDMP sudah dibuka atau belum,” tegasnya.

Tag

MORE