Kedua, aksi 4 Juni 2025: Evaluasi 100 Hari Kerja Seno Aji kembali turun saat Aliansi Mahasiswa Kaltim dan BEM KM Universitas Mulawarman menyuarakan evaluasi terhadap 100 hari kinerja pemerintah.
Ketiga, aksi 4 Agustus 2025: Duduk Bersama Mahasiswa, Pada aksi terbaru, Seno menjadi satu-satunya pejabat tinggi yang menyambut langsung massa mahasiswa dan bahkan duduk bersila bersama di pelataran kantor gubernur.
Tim redaksi pun sudah pernah mewawancara Seno Aji soal aksinya yang sering kali eksis menemui massa pendemo.
Seno membantah, dirinya diberi penugasan khusus Rudy Mas'ud untuk menghandle demo.
Rudy Mas'ud, selain menjabat Gubernur Kaltim, juga punya jabatan di partai.
Ia adalah Ketua Golkar Kaltim.
Kembali pada Seno Aji, saat ditanya Arusbawah.co soal aksi temui massa, ia bilang, kebetulan saja, pimpinan (Rudy Mas'ud) sedang tak di Samarinda, sehingga dirinya pun mewakili.
“Enggak ada penugasan khusus. Kebetulan saja Pak Rudi Mas'ud sedang di luar dan saya ada di situ. Saya pikir mahasiswa ini perlu ditemui, perlu diajak diskusi,” kata Seno saat diwawancara redaksi Arusbawah.co, Kamis (26/6/2025) lalu.
Menurutnya, membuka ruang dialog dengan massa aksi adalah bagian dari komunikasi politik yang sehat.
Seno menilai pola pikir para mahasiswa, perlu disikapi dengan pendekatan yang terbuka.
“Karena pola pikiran mereka ke depan akan tambah maju. Jadi dengan diskusi kita bisa punya jalan keluar yang baik,” ujarnya.
Duduk Sila: Gestur Budaya yang Punya Makna Politik
Di Indonesia, duduk sila bukan hanya sekadar cara duduk tradisional.
Dalam dunia politik, gestur ini sering dipakai pemimpin atau pejabat untuk menegaskan kedekatan dengan rakyat.
Duduk bersila di tengah masyarakat memberi pesan bahwa pejabat tidak berjarak, mau mendengar, dan hadir sebagai bagian dari komunitas.
Direct Political Engagement di Indonesia
Duduk sila ini pun bisa dibilang masuk pula pada kategori Direct Political Engagement atau Komunikasi Politik Langsung.
Itu merujuk pada komunikasi langsung antara pemimpin dan masyarakat tanpa perantara birokrasi maupun media.
Duduk sila menjadi bentuk khas di Indonesia karena selaras dengan budaya lokal yang akrab, sederhana, dan egaliter.
Buku Political Communication: Discursive Perspectives (2020) karya Philippe-Joseph Salazar, Jamin Pelkey, dan kolega memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana komunikasi politik bukan sekadar penyampaian pesan, tetapi juga proses diskursif yang membentuk makna, legitimasi, dan hubungan antara pemimpin serta masyarakat.
Tag



