Tim Auditor dan Target Waktu
Neneng menuturkan, tim auditor yang ditugaskan berjumlah sekitar lima hingga enam orang, di luar Kepala Inspektorat dan Sekretaris.
“Saya di sini sebagai penanggung jawab. Untuk tim auditor terdiri dari lima sampai enam orang, di luar kepala inspektorat dan sekretaris,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan surat tugas sudah diterbitkan sejak sebelum Lebaran dan tim telah mulai bekerja sejak pekan lalu.
Untuk tahap pertama, target penyelesaian review ditetapkan selama 15 hari kerja.
“Sudah dari minggu kemarin sebenarnya, sebelum Lebaran tim sudah bergerak. Targetnya 15 hari kerja untuk surat tugas pertama. Kalau perlu pendalaman lagi, bisa ada perpanjangan,” jelasnya.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada perpanjangan waktu.
Hal itu bergantung pada kebutuhan data tambahan selama proses review berlangsung.
"Kalau dalam perjalanan review ada data yang diperlukan, kita lihat perkembangannya seperti apa. Intinya pasti kita tindaklanjuti,” tambahnya.
Rekomendasi dan Tindak Lanjut
Neneng menegaskan bahwa Inspektorat tidak hanya berhenti pada tahap audit.
Jika ditemukan hal-hal tertentu, pihaknya akan memberikan rekomendasi sekaligus melakukan pemantauan hingga tindak lanjut.
Setelah proses review selesai, hasil audit dan rekomendasi akan disampaikan kepada Wali Kota Samarinda sebagai bahan evaluasi kebijakan.
“Setelah audit selesai, rekomendasi-rekomendasi akan kita sampaikan ke pak wali,” ujarnya.
Polemik Penyewaan Mobil Dinas
Polemik pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar milik Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, pada awal Februari 2026 turut memicu perhatian publik terhadap kendaraan dinas di berbagai pemerintah daerah, termasuk di Kota Samarinda.
Untuk diketahui, mobil dinas utama Wali Kota Samarinda saat ini adalah sedan Toyota Camry.
Tag



