Dalam aturan itu sudah diatur skema tarif dasar yang wajib dipatuhi semua aplikator.
Terkait promo hemat yang dianggap merugikan pengemudi, Seno menyatakan dukungan untuk menghentikannya.
“Promo yang menekan penghasilan driver harus diatur ulang. Kita ingin tarif adil, tapi tetap tidak membebani masyarakat,” ujarnya.
Sanksi terhadap aplikator bandel pun dinilai tegas dan akan di tegakkan.
“SP-1, SP-2, SP-3. Kalau tetap melanggar, kantornya kita tutup,” pungkasnya.
(wan)

Ads Arusbawah.co
Tag




