Advertorial

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Soroti Kasus Bunuh Diri di Jembatan Mahakam, Usul Pagar Pengaman

DPRD - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie/ Foto: IST

ARUSBAWAH.CO - Meningkatnya kasus dugaan bunuh diri di kawasan Jembatan Mahakam dalam beberapa waktu terakhir memunculkan keprihatinan berbagai pihak di Kota Samarinda

Peristiwa yang terus berulang itu dinilai menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental memerlukan perhatian lebih serius, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Salah satu kejadian yang menyita perhatian terjadi pada awal Juni lalu. 

Seorang pria diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Mahakam setelah sejumlah barang pribadi dan sepucuk surat ditemukan di lokasi.

Dalam surat yang diduga ditinggalkan korban, tertulis pesan yang menyentuh.

"Maaf sebesar-besarnya siapa yang menemukan aku, jangan dikasih tahu keluargaku. Aku lakukan ini bukan karena ada masalah. Aku nggak sanggup berada di dunia."

Peristiwa tersebut bukanlah kasus pertama dengan pola serupa.

Belakangan, aksi bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan semakin sering terdengar di Samarinda

Kondisi ini berbeda dibanding beberapa tahun lalu ketika kasus bunuh diri lebih banyak dilakukan dengan cara gantung diri.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai fenomena tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan sederhana. 

Tag

MORE