Advertorial

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Nilai Polemik SPMB 2026 tidak hanya Dipicu Sistem, tetapi juga Ekspektasi Orang Tua

DPRD - Anggota DPRD Samarinda, Anhar/ Foto: IST

Namun, kondisi yang terjadi saat ini bukan karena peserta didik kehilangan akses pendidikan, melainkan lebih kepada keinginan untuk masuk ke sekolah yang menjadi pilihan utama.

"Pemerintah tidak akan membiarkan anak-anak kita tidak sekolah. Yang terjadi sekarang ini kadang sekolah yang diinginkan tidak diterima. Nah, itu yang kita carikan solusinya," ujarnya.

Sebagai gambaran, Anhar menceritakan pengalaman putranya yang sempat diterima di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Samarinda

Meski demikian, keluarganya memilih sekolah yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal di kawasan Palaran. 

Menurutnya, keputusan tersebut tidak menghalangi anaknya untuk terus berprestasi hingga akhirnya memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Jepang.

"Anak saya diterima di SMP 1 dan SMA 1, tapi memilih sekolah di Palaran. Nyatanya kemudian diterima di SMA 6 dan sekarang kuliah di Universitas Osaka dengan beasiswa. Yang menentukan itu bukan sekolahnya, tetapi anaknya sendiri," tutur dia.

Tag

MORE