Advertorial

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Nilai Penghargaan Kemendagri Lahir dari Kolaborasi Banyak Elemen

Senin, 18 Mei 2026 11:23

WAWANCARA - Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Bagi sebagian warga, inflasi mungkin terdengar seperti istilah ekonomi yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

Namun dampaknya sesungguhnya sangat dekat, mulai dari harga beras di pasar, biaya kebutuhan rumah tangga, hingga daya beli masyarakat.

Karena itu, ketika Kota Samarinda kembali menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai kota terbaik peringkat pertama dalam pengendalian inflasi, capaian tersebut dinilai bukan sekadar prestasi administratif.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyebut penghargaan itu merupakan hasil dari kerja panjang yang selama ini dilakukan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat.

“Ya tanggapannya wajar saja dapat. Karena tiap bulan kita selalu ada rapat TPID bersama Komisi II, OPD terkait, Bank Indonesia, Bulog, BUMD dan lainnya. Selama ini capaian Samarinda memang sudah bagus,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Menjaga Harga Agar Warga Tidak Terbebani

Menurut Iswandi, keberhasilan mengendalikan inflasi tidak terjadi dalam semalam. Berbagai langkah dilakukan secara rutin melalui koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang melibatkan banyak pihak.

Mulai dari pemantauan harga pangan, distribusi bahan pokok, hingga upaya menjaga ketersediaan stok kebutuhan masyarakat menjadi pekerjaan yang terus dilakukan sepanjang tahun.

Karena itu, penghargaan yang diterima Samarinda dinilai sebagai buah dari konsistensi, bukan sekadar pencapaian sesaat.

Tag

MORE