Ia mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir Samarinda sebenarnya sudah beberapa kali masuk jajaran daerah terbaik dalam pengendalian inflasi nasional.
“Pernah saya sampaikan juga, kalau dapat juara satu itu bonus. Yang penting bagaimana kita tetap menjaga inflasi karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.
Banyak Pihak Terlibat di Balik Capaian
Iswandi menilai penghargaan tersebut tidak bisa dilekatkan pada satu institusi saja.
Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas harga merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga badan usaha yang terlibat dalam pengelolaan kebutuhan pokok masyarakat.
Ia menyebut kontribusi datang dari Pemerintah Kota Samarinda, Perumda Varia Niaga, Bulog, Bank Indonesia, serta berbagai organisasi perangkat daerah yang selama ini aktif melakukan pengawasan dan intervensi pasar ketika diperlukan.
“Semua pihak berkontribusi. Jadi memang sewajarnya kalau Samarinda mendapat penghargaan,” ujarnya.
Penghargaan Bukan Tujuan Akhir
Selain penghargaan, Samarinda juga menerima insentif berupa dana penghargaan yang nilainya mencapai sekitar Rp3 miliar untuk setiap kategori yang dimenangkan.
Tag



