“Tidak masalah revitalisasi dilakukan. Tapi kami dari dewan mengingatkan agar semuanya dirancang dengan detail. Jangan sampai nanti muncul adendum karena perencanaan yang kurang matang,” jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa proses pembongkaran dan pembangunan kembali Pasar Segiri dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026.
Andi menjelaskan bahwa desain baru pasar akan memperjelas pemisahan antara zona basah dan kering, membuat sistem zonasi yang lebih teratur, serta meningkatkan sistem keamanan dengan pemasangan CCTV, pos pengamanan, dan jalur evakuasi darurat.
Sistem sanitasi juga akan diperbarui dengan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.
Kantor pengelola pasar pun akan dibangun lebih fungsional, dilengkapi ruang penyuluhan, papan informasi layanan, serta identitas kios yang lebih jelas dan informatif bagi pengunjung.
“Mulai dari area bongkar muat, tempat parkir, hingga jalur evakuasi darurat, semuanya akan kita tata,” ujar Andi Harun. (adv)
Tag



