Menurut Hana, akreditasi menjadi tolok ukur penting dalam menjamin kualitas layanan dan fasilitas perpustakaan sekolah.
Tak hanya itu, pelatihan juga menitikberatkan pada modernisasi layanan dengan memperkenalkan sistem otomasi.
Teknologi ini membantu mempercepat pencatatan koleksi, sirkulasi peminjaman, hingga pengembalian buku, sehingga pelayanan kepada siswa lebih cepat, tepat, dan efisien.
DPK Kaltim menargetkan para pengelola segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk menata perpustakaan secara profesional.
"Langkah ini akan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai jantung literasi dan pusat sumber belajar yang inovatif, nyaman, dan menarik bagi warga sekolah di Kaltim," tutup Hana. (adv)
Tag



