ARUSBAWAH.CO - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan mutu pengelolaan perpustakaan sekolah di seluruh Benua Etam agar mampu memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).
Upaya tersebut diwujudkan melalui bimbingan teknis (Bimtek) bagi 50 tenaga pengelola perpustakaan sekolah yang baru saja digelar di Samarinda.
"Kami ingin mencetak pengelola perpustakaan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil menerapkannya secara praktis dan modern di lapangan," ujar Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM) DPK Kaltim, Hana Iriana, Jumat (8/08/2024).
Bimtek yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah di Kaltim, dengan materi mencakup aspek penting manajemen perpustakaan.
Peserta dibekali pengetahuan mulai dari pengembangan SDM pengelola hingga strategi pemenuhan standar untuk proses akreditasi.
Menurut Hana, akreditasi menjadi tolok ukur penting dalam menjamin kualitas layanan dan fasilitas perpustakaan sekolah.
Tak hanya itu, pelatihan juga menitikberatkan pada modernisasi layanan dengan memperkenalkan sistem otomasi.
Teknologi ini membantu mempercepat pencatatan koleksi, sirkulasi peminjaman, hingga pengembalian buku, sehingga pelayanan kepada siswa lebih cepat, tepat, dan efisien.
DPK Kaltim menargetkan para pengelola segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk menata perpustakaan secara profesional.
"Langkah ini akan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai jantung literasi dan pusat sumber belajar yang inovatif, nyaman, dan menarik bagi warga sekolah di Kaltim," tutup Hana. (adv)




