“Kami ingin mendorong paradigma baru dalam proses belajar mengajar, di mana sekolah menjadi tempat yang menyenangkan untuk tumbuh dan berkembang. Anak-anak perlu merasa aman, bahagia, dan diberdayakan,” ujarnya.
Syarifah menyampaikan bahwa perkembangan zaman mengharuskan pendidik beradaptasi dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan relevan.
Pendidikan masa depan, kata dia, bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan memberikan ruang bagi kreativitas siswa.
Wadah Diskusi untuk Perubahan Pendidikan yang Lebih Humanis
Kegiatan nobar ini juga membuka ruang diskusi interaktif yang melibatkan pendidik dari berbagai latar belakang.
Para peserta berbagi pengalaman dan pandangan mengenai proses pembelajaran yang ideal, tantangan di lapangan, hingga strategi menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah bagi anak.
Tag



