Dua narasumber, Muhammad Miftah Murdhah dan Cindy Rhakasiwi, hadir untuk menjelaskan isi Perda dengan bahasa yang mudah dipahami.
Mulai dari hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan pendidikan, hingga pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini, terutama di tengah tantangan zaman dan derasnya arus informasi.
Diskusi dipandu oleh Wulandari sebagai moderator.
Ia memastikan jalannya acara tetap cair, memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan keresahan maupun harapan mereka terhadap pendidikan di daerah.
Lebih dari Sekadar Sosialisasi
Bagi warga Desa Bangun Rejo, kegiatan ini terasa lebih dari sekadar sosialisasi regulasi.
Ada ruang dialog yang jarang mereka dapatkan—bertemu langsung wakil rakyat, menyampaikan aspirasi tanpa sekat formal.
Beberapa warga menyoroti pentingnya pendidikan karakter di sekolah, sementara yang lain menekankan peran keluarga dan lingkungan dalam menanamkan nilai kebangsaan.
Didik menyimak satu per satu, sesekali menanggapi dengan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tag



