Di tahun 2025, melalui laman Inaproc, tercatat paket Pengadaan dan Pemasangan Sanpras Gedung B Komplek Balai Kota dengan kode tender 10098589000.
Nilai pagu dan HPS pada paket ini sama-sama sebesar Rp1,60 miliar.
Tender paket sanpras tersebut dilaksanakan pada periode 15 November hingga 22 Desember 2025, juga menggunakan metode harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini berada dalam kategori konstruksi dan bersumber dari APBD Perubahan (APBD-P) Kota Samarinda.
Paket ini dikerjakan oleh CV Unit Enam Konstruksi dengan nilai realisasi Rp1,58 miliar.
Selain itu, terdapat pengerjaan Lanjutan Pembangunan Taman Balaikota dengan kode paket 10018762000.
Paket ini memiliki nilai pagu Rp25 miliar.
Tender pekerjaan tersebut dilaksanakan pada periode 19 Maret hingga 10 April 2025, juga menggunakan metode harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini berada dalam kategori konstruksi dan bersumber dari APBD Kota Samarinda.
Adapun pelaksananya adalah PT Jaya Kedhaton dengan nilai realisasi Rp24,76 miliar.
Tahun Anggaran 2024
Pada tahun 2024, selain paket rehabilitasi, terdapat paket Pembangunan Taman Balaikota Tahap 1 dengan kode paket 7085596. Nilai pagu pekerjaan ini adalah Rp9,74 miliar.
Pekerjaan ini tergolong pekerjaan konstruksi dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda. Masa tender dimulai 9 Mei hingga 7 Juni 2024 menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur.
Adapun pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Candi Sewu dengan nilai realiasi Rp9,69 miliar.
Tahun Anggaran 2023
Selain paket rehabilitasi gedung, terdapat dua pekerjaan lain yang masih berada dalam kawasan Balai Kota Samarinda pada tahun anggaran 2023.
Paket pertama adalah Pembangunan Pintu Masuk Gerbang Utama Balai Kota Samarinda dengan kode paket 6160596. Nilai pagu pekerjaan ini sekitar Rp3,49 miliar, dengan nilai HPS yang tidak jauh berbeda.
Proses tender berlangsung sejak 13 April hingga 5 Mei 2023, menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini masuk dalam kategori konstruksi dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda.
Adapun pelaksana pekerjaan adalah CV Gerbang Borneo dengan nilai realiasi Rp3,44 miliar.
Paket kedua adalah Lanjutan Pembangunan Pintu Masuk Gerbang Utama Balai Kota Samarinda dengan kode paket 6506596. Nilai pagu pekerjaan ini adalah Rp1,49 miliar.
Proses tender berlangsung sejak 7 Oktober hingga 1 November 2023, menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini masuk dalam kategori konstruksi dan dibiayai melalui APBD Perubahan Kota Samarinda.
Adapun proyek ini dikerjakan PT Cidiach Konstruksi Nasional dengan nilai realiasi Rp1,48 miliar.
Total gabungan nilai realisasi kedua proyek ini adalah Rp4,92 miliar.
Dari data realisasi Inaproc tersebut, Pemkot Samarinda menggelontorkan setidaknya Rp59,13 miliar untuk merehabilitasi Balaikota, sejak tahun 2023 - 2025.
Di luar rehabilitasi, selama tiga tahun, Pemkot merogoh kocek sebanyak Rp39,47 miliar untuk mempercantik Balaikota.
Jika digabung, paket rehabilitasi dan non-rehabilitasi mencapai Rp98,6 miliar. (raf)
- Inspektorat Masih Periksa Dugaan Maladministrasi Pasar Pagi Samarinda, Pegawai Disdag Tetap Aktif Bekerja
- Minggu Ini Pemprov Balas Surat Andi Harun, Jawaban Tak Berubah, Redistribusi 49.742 Peserta Tetap Dikembalikan Meski Samarinda Menolak
- Disebut Tak Seperti yang Viral, Biro Umum Klaim Anggaran Rujab Gubernur Hanya Rp3 Miliar dari Total Rp25 Miliar yang Dipecah ke 57 Paket
Tag




