Arus Publik

Samarinda Terkini

Data Realisasi di Inaproc Cantumkan Nilai Proyek Penataan Balai Kota Samarinda 2023 - 2025, Mendekati Rp 100 Miliar

Kamis, 7 Mei 2026 20:20

DIPERCANTIK - Gedung utama Balaikota Samarinda (kiri) dan Taman Balaikota Samarinda (kanan)/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Pemerintah Kota Samarinda tercatat menggelontorkan anggaran untuk penataan dan rehabilitasi kawasan Balai Kota dalam tiga tahun terakhir.

Berdasarkan data pengadaan melalui laman Inaproc, tepatnya pada section "Realisasi", total belanja yang dikucurkan sejak 2023 hingga 2025 mendekati Rp100 miliar, mencakup proyek rehabilitasi gedung hingga pembangunan fasilitas penunjang.

Redaksi Arusbawah.co himpun data berdasarkan yang tertulis dalam Realisasi per tahun pada sistem Inaproc. Data dibagi ke dua pola, yakni pertama untuk realisasi rehabilitasi, dan kedua adalah realisasi pekerjaan konstruksi.

Berikut datanya: 

Tahun Anggaran 2025

Tiga paket pekerjaan rehabilitasi Gedung Balai Kota di tercatat berjalan pada tahun anggaran 2025 di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda.

Dua paket dilaksanakan kontraktor yang sama, yakni PT Raka Bangun Utama.

Paket pertama berupa Rehab Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) Gedung Balai Kota Samarinda dengan kode paket 10053045000 memiliki nilai pagu Rp14,42 miliar dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp14,42 miliar. 

Sebagai informasi tambahan, dalam dokumen pengadaan, nilai pagu merupakan batas maksimal anggaran yang dialokasikan dalam APBD untuk membiayai suatu paket pekerjaan dan tidak boleh dilampaui, sedangkan HPS adalah estimasi biaya yang disusun panitia sebagai acuan untuk menilai kewajaran penawaran dalam proses tender.

Proses tender berlangsung sejak 17 Juli hingga 22 Agustus 2025 menggunakan metode harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini masuk kategori konstruksi, dengan sumber pendanaan dari APBD Kota Samarinda.

Adapun nilai realisasinya adalah Rp14,35 miliar.

Sementara itu, paket kedua yakni Rehab Interior Gedung Balai Kota Samarinda dengan kode RUP 61683680 memiliki nilai pagu lebih besar, mencapai Rp17,31 miliar.

Paket ini mencakup pekerjaan belanja modal bangunan gedung kantor dengan target terehabilitasinya interior balai kota.

Jadwal pelaksanaan kontrak direncanakan berlangsung dari April hingga Oktober 2025, dengan pemanfaatan hasil pekerjaan pada Desember 2025.

Nilai realiasasi paket ini adalah Rp17,31 Miliar. 

Paket ketiga adalah Rehab Infrastruktur Kawasan Balai Kota dengan kode tender 10027606000. Paket ini memiliki nilai pagu sebesar Rp1,867 miliar dan HPS Rp1,86 miliar. Proses tender berlangsung mulai 4 Mei hingga 16 Juni 2025, menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur.

Pekerjaan ini masuk kategori konstruksi dengan kualifikasi usaha kecil dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda.

Adapun pelaksana pekerjaan tercatat adalah CV Gerbang Borneo.

Nilai realiasasi proyek ini adalah Rp1,85 miliar.

Secara total, nilai realisasi gabungan dari tiga paket rehabilitasi ini mencapai sekitar Rp33,51 miliar, seluruhnya bersumber dari APBD Kota Samarinda 2025.

Tahun Anggaran 2024

Dua paket pekerjaan rehabilitasi Gedung Balai Kota Samarinda tercatat berjalan pada tahun anggaran 2024 di bawah Dinas PUPR Kota Samarinda, dengan pelaksana kontraktor yang sama, yakni CV Candi Sewu.

Paket pertama berupa Lanjutan Rehab Interior Gedung A Komplek Balaikota dengan kode paket 7361596.

Paket ini memiliki nilai pagu sekitar Rp2,71 miliar, sementara Harga Perkiraan Sendiri (HPS) ditetapkan sebesar Rp2,71 miliar.

Paket ini merupakan lanjutan dari pengerjaan yang sudah berjalan di tahun anggaran 2023.

Proses tender paket tersebut berlangsung sejak 10 Juli hingga 14 Agustus 2024 dengan metode evaluasi harga terendah sistem gugur.

Pekerjaan masuk kategori konstruksi dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda.

Nilai realisasi paket ini adalah Rp2,70 miliar.

Sementara itu, paket kedua yakni Rehab Sarana Penunjang Gedung A Komplek Balaikota (APBD-P) dengan kode paket 8484596.

Nilai pagu dan HPS paket ini sama-sama sebesar Rp2,5 miliar.

Tender untuk paket kedua berlangsung pada 9 November hingga 30 November 2024, juga menggunakan metode harga terendah sistem gugur.

Sumber pendanaan berasal dari APBD Perubahan Kota Samarinda.

Nilai realisasi pekerjaan ini adalah Rp2,47 miliar.

Secara total, nilai realisasi gabungan dua paket rehabilitasi Gedung Balai Kota Samarinda yang dikerjakan CV Candi Sewu pada tahun anggaran 2024 mencapai sekitar Rp5,17 miliar.

Tahun Anggaran 2023

Dua paket pekerjaan rehabilitasi kawasan Gedung Balai Kota Samarinda tercatat berjalan pada tahun anggaran 2023 di bawah Dinas PUPR Kota Samarinda.

Paket pertama berupa Rehab Gedung Balaikota Samarinda dengan kode paket 6054596.

Proyek ini memiliki nilai pagu sekitar Rp15,65 miliar, sementara HPS ditetapkan sebesar Rp15,65 miliar.

Paket tersebut masuk kategori pekerjaan konstruksi dengan kualifikasi usaha menengah dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda.

Proses tender berlangsung sejak 8 April hingga 5 Mei 2023 menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur.

Paket pekerjaan ini dikerjakan oleh PT Jaya Kedhaton dengan nilai realisasi Rp15,60 miliar.

Sementara itu, paket kedua yakni Rehab Interior Gedung A Komplek Balaikota dengan kode paket 6405596. Paket ini memiliki nilai pagu sekitar Rp3,89 miliar, dengan HPS sebesar Rp3,88 miliar.

Sumber pendanaan tetap berasal dari APBD Kota Samarinda, dengan proses tender berlangsung pada 15 Juni hingga 5 Juli 2023.

Paket kedua tersebut dikerjakan oleh CV Candi Sewu dengan nilai realisasi Rp3,86 miliar.

Paket ketiga adalah Lanjutan Rehab Gedung Balai Kota Samarinda (APBD-P) dengan kode paket 6665596. Nilai pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) pada paket ini sama-sama sebesar Rp1 miliar.

Proses tender berlangsung pada 13 November hingga 1 Desember 2023, menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur. Paket ini masuk kategori pekerjaan konstruksi dengan kualifikasi usaha kecil dan dibiayai melalui APBD Perubahan (APBD-P) Kota Samarinda.

Adapun pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Talitha Jaya Makmur dengan nilai realiasi Rp997 juta.

Seluruh proyek sama-sama berlokasi di Samarinda dan berada di bawah satuan kerja Dinas PUPR Kota Samarinda, sebagai bagian dari penataan serta rehabilitasi fasilitas perkantoran di lingkungan Balai Kota Samarinda, dengan nilai realisasi gabungan Rp20,45 miliar.

 

Paket di Luar Rehabilitasi

Tahun Anggaran 2025

Di tahun 2025, melalui laman Inaproc, tercatat paket Pengadaan dan Pemasangan Sanpras Gedung B Komplek Balai Kota dengan kode tender 10098589000.

Nilai pagu dan HPS pada paket ini sama-sama sebesar Rp1,60 miliar.

Tender paket sanpras tersebut dilaksanakan pada periode 15 November hingga 22 Desember 2025, juga menggunakan metode harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini berada dalam kategori konstruksi dan bersumber dari APBD Perubahan (APBD-P) Kota Samarinda.

Paket ini dikerjakan oleh CV Unit Enam Konstruksi dengan nilai realisasi Rp1,58 miliar. 

Selain itu, terdapat pengerjaan Lanjutan Pembangunan Taman Balaikota dengan kode paket 10018762000.

Paket ini memiliki nilai pagu Rp25 miliar.

Tender pekerjaan tersebut dilaksanakan pada periode 19 Maret hingga 10 April 2025, juga menggunakan metode harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini berada dalam kategori konstruksi dan bersumber dari APBD Kota Samarinda.

Adapun pelaksananya adalah PT Jaya Kedhaton dengan nilai realisasi Rp24,76 miliar.

Tahun Anggaran 2024

Pada tahun 2024, selain paket rehabilitasi, terdapat paket Pembangunan Taman Balaikota Tahap 1 dengan kode paket 7085596. Nilai pagu pekerjaan ini adalah Rp9,74 miliar.

Pekerjaan ini tergolong pekerjaan konstruksi dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda. Masa tender dimulai 9 Mei hingga 7 Juni 2024 menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur. 

Adapun pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Candi Sewu dengan nilai realiasi Rp9,69 miliar.

Tahun Anggaran 2023

Selain paket rehabilitasi gedung, terdapat dua pekerjaan lain yang masih berada dalam kawasan Balai Kota Samarinda pada tahun anggaran 2023.

Paket pertama adalah Pembangunan Pintu Masuk Gerbang Utama Balai Kota Samarinda dengan kode paket 6160596. Nilai pagu pekerjaan ini sekitar Rp3,49 miliar, dengan nilai HPS yang tidak jauh berbeda.

Proses tender berlangsung sejak 13 April hingga 5 Mei 2023, menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini masuk dalam kategori konstruksi dan dibiayai melalui APBD Kota Samarinda.

Adapun pelaksana pekerjaan adalah CV Gerbang Borneo dengan nilai realiasi Rp3,44 miliar.

Paket kedua adalah Lanjutan Pembangunan Pintu Masuk Gerbang Utama Balai Kota Samarinda dengan kode paket 6506596. Nilai pagu pekerjaan ini adalah Rp1,49 miliar.

Proses tender berlangsung sejak 7 Oktober hingga 1 November 2023, menggunakan metode evaluasi harga terendah sistem gugur. Pekerjaan ini masuk dalam kategori konstruksi dan dibiayai melalui APBD Perubahan Kota Samarinda.

Adapun proyek ini dikerjakan PT Cidiach Konstruksi Nasional dengan nilai realiasi Rp1,48 miliar.

Total gabungan nilai realisasi kedua proyek ini adalah Rp4,92 miliar.

Dari data realisasi Inaproc tersebut, Pemkot Samarinda menggelontorkan setidaknya Rp59,13 miliar untuk merehabilitasi Balaikota, sejak tahun 2023 - 2025. 

Di luar rehabilitasi, selama tiga tahun, Pemkot merogoh kocek sebanyak Rp39,47 miliar untuk mempercantik Balaikota.

Jika digabung, paket rehabilitasi dan non-rehabilitasi mencapai Rp98,6 miliar. (raf)

 

Tag

MORE