Aktivitas itu meliputi pekerjaan formal, pekerjaan rumah tangga, mengurus anak, hingga pekerjaan perawatan atau care work.
Namun sebagian besar pekerjaan domestik dan care work tersebut tidak dibayar dan tidak dihitung sebagai nilai ekonomi.
CELIOS menyebut kondisi itu membuat perempuan berada di posisi yang lebih rentan dalam sistem ekonomi.
Ketimpangan Dinilai Berdampak hingga ke Rumah Tangga
CELIOS menilai ketimpangan kerja perempuan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kondisi sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Ketika perempuan semakin sulit masuk pasar kerja formal, potensi ekonomi dinilai ikut terbuang dan risiko kemiskinan rumah tangga meningkat.
Laporan itu juga menyebut kondisi tersebut dapat terus memperlebar ketimpangan lintas generasi apabila tidak diikuti perubahan sistem kerja yang lebih inklusif dan adil.
Minimnya perlindungan kerja, terbatasnya fasilitas pengasuhan anak, hingga diskriminasi di dunia kerja disebut masih menjadi persoalan yang dihadapi banyak perempuan di Indonesia. (sal)




