ARUSBAWAH.CO - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti jurang pendapatan antara pekerja dan elite bisnis di daerah kaya sumber daya alam melalui laporan Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026: Republik Oligarki.
Dalam laporan tersebut, CELIOS menyebut pertumbuhan kekayaan kelompok superkaya berlangsung jauh lebih cepat dibanding peningkatan pendapatan buruh di Indonesia.
CELIOS mencatat total kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Pada 2026, total kekayaan mereka mencapai Rp4.651 triliun, naik signifikan dibanding tahun 2019 yang berada di angka Rp2.508 triliun.
Sektor Tambang Disebut Jadi Sumber Kekayaan
Dalam laporan tersebut, CELIOS menjelaskan sebagian besar kekayaan kelompok superkaya berasal dari sektor ekstraktif seperti batu bara, sawit, dan nikel.
Tag



