Arus Publik

ARUS DATA

Data BPS: Dari Rp29,3 Triliun ke Rp26,4 Triliun, Ekspor Migas-Nonmigas Kaltim Merosot Hampir Rp3 Triliun

Data Ekspor Kalimantan Timur November 2025

Selasa, 27 Januari 2026 19:30

Gambar Ilustrasi Ekspor Migas-Nonmigas Kaltim yang merosot tajam berdasarkan data BPS Kaltim yang dihimpun pada (27/1/2026)/Oleh tim AI Arusbawah.co

ARUSBAWAH.COEkspor Kalimantan Timur (Kaltim) kehilangan hampir Rp3 triliun hanya dalam sebulan.

Nilainya turun dari Rp29,3 triliun pada Oktober menjadi Rp26,4 triliun pada November 2025.

Penurunan itu terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim yang dihimpun redaksi Arusbawah.co per Selasa, (27/1/2026).

BPS mencatat, nilai ekspor Kalimantan Timur pada November 2025 hanya mencapai US$1.685,71 juta atau sekitar Rp26,45 triliun.

Angka itu merosot 9,70 persen dibandingkan Oktober 2025 yang masih berada di level US$1.866,84 juta atau setara Rp29,31 triliun.

Penurunan terjadi hanya dalam rentang waktu satu bulan.

Tekanan Terbesar Terjadi di Sektor Migas

Menurut data BPS, pelemahan ekspor terjadi di berbagai sektor.

Namun, tekanan paling tajam tercatat pada komoditas minyak dan gas bumi (Migas).

Ekspor migas Kalimantan Timur pada November 2025 tercatat sebesar US$126,28 juta atau sekitar Rp1,98 triliun.

Nilai itu anjlok dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai US$199,44 juta atau sekitar Rp3,13 triliun.

Secara bulanan, ekspor migas terjun 36,68 persen.

Penurunan Hasil Minyak dan Gas

Berdasarkan data BPS, turunnya ekspor migas terutama dipicu oleh melemahnya kinerja ekspor hasil minyak dan gas, dua komoditas utama yang selama ini menjadi sandaran penerimaan ekspor migas Kaltim.

Nilai ekspor hasil minyak pada November 2025 tercatat sebesar US$42,23 juta atau sekitar Rp663 miliar.

Angka tersebut turun 27,71 persen dibandingkan Oktober 2025 yang masih mencapai US$58,42 juta atau sekitar Rp917 miliar.

Tekanan lebih dalam terjadi pada komoditas gas.

Nilai ekspor gas turun 40,40 persen, dari US$141,02 juta atau sekitar Rp2,21 triliun pada Oktober 2025 menjadi US$84,05 juta atau sekitar Rp1,32 triliun pada November 2025.

Tidak Ada Ekspor Minyak Mentah

BPS juga mencatat nihilnya ekspor minyak mentah sepanjang periode pengamatan.

Tidak terdapat transaksi ekspor minyak mentah, baik secara bulanan maupun kumulatif.

 

Tekanan Migas Berlangsung Sepanjang Tahun

Jika melihat perkembangan lebih jauh, tekanan pada sektor migas terlihat berlangsung cukup lama.

Dibandingkan November 2024, nilai ekspor migas Kalimantan Timur turun 51,98 persen, dari US$262,95 juta atau sekitar Rp4,13 triliun menjadi US$126,28 juta.

Secara kumulatif, nilai ekspor migas Kalimantan Timur selama Januari hingga November 2025 tercatat sebesar US$1.786,40 juta atau sekitar Rp28,04 triliun.

Angka ini turun 18,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, pada Januari–November 2024, nilai ekspor migas Kalimantan Timur masih mencapai US$2.190,70 juta atau sekitar Rp34,39 triliun.

Penurunan itu menunjukkan tekanan yang terjadi hampir sepanjang tahun.

Meski kontribusi migas terhadap total ekspor Kalimantan Timur hanya sebesar 9,51 persen, volatilitas sektor ini tetap memberi dampak besar terhadap kinerja ekspor secara keseluruhan.

Kinerja Ekspor Nonmigas Ikut Melemah

Di sisi lain, kinerja ekspor nonmigas juga ikut melemah.

Padahal sektor ini selama ini menjadi tulang punggung ekspor Kalimantan Timur.

Nilai ekspor nonmigas Kalimantan Timur pada November 2025 tercatat sebesar US$1.559,43 juta atau sekitar Rp24,48 triliun.

Angka tersebut turun dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai US$1.667,40 juta atau sekitar Rp26,18 triliun.

Secara bulanan, ekspor nonmigas turun 6,48 persen.

Penurunannya memang tidak sedalam migas, namun dampaknya lebih luas karena porsinya yang dominan.

Secara tahunan, ekspor nonmigas pada November 2025 turun 19,07 persen dibandingkan November 2024 yang tercatat sebesar US$1.926,82 juta atau sekitar Rp30,26 triliun.

Dalam periode Januari hingga November 2025, ekspor nonmigas Kaltim tercatat sebesar US$17.006,78 juta atau sekitar Rp266,01 triliun.

Angka ini turun 15,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Padahal, sektor nonmigas menyumbang porsi terbesar ekspor Kalimantan Timur, yakni mencapai 90,49 persen dari total ekspor sepanjang Januari–November 2025.

Total Ekspor Kalimantan Timur November 2025

Secara keseluruhan, total nilai ekspor Kalimantan Timur pada November 2025 turun 23,02 persen dibandingkan November 2024, dari US$2.189,77 juta atau sekitar Rp34,38 triliun menjadi US$1.685,71 juta.

Sementara itu, total nilai ekspor Kalimantan Timur selama Januari hingga November 2025 tercatat sebesar US$18.793,18 juta atau sekitar Rp295,05 triliun.

Angka tersebut turun 15,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai US$22.247,18 juta atau sekitar Rp349,28 triliun.

(wan)

 

Tag

MORE