Arus Politik

Kepala Daerah

Dari Seluruh Daerah di Kaltim Tiga Dipimpin Kepala Daerah Perempuan, Ini Daftarnya

Tiga Kepala Daerah Perempuan

Selasa, 28 April 2026 16:15

KEPALA DAERAH - Daftar 3 Kepala Daerah Perempuan yang pimpin daerah di Kalimantan Timur/ Foto: Kolase Arusbawah

ARUSBAWAH.CO - Kehadiran perempuan dalam kepemimpinan daerah di Kalimantan Timur periode 2025–2030 menjadi perhatian publik.

Sejumlah kabupaten dan kota kini dipimpin oleh kepala daerah perempuan hasil Pilkada serentak 2024.

Mereka mulai menjabat sejak pelantikan pada 2025 dan akan memimpin hingga 2030.

Peran ini dinilai penting dalam mendorong kesetaraan gender di tingkat pemerintahan daerah.

Berikut daftar kepala daerah perempuan aktif di Kaltim pada periode 2025–2026.

Sri Juniarsih Mas (Berau)

Sri Juniarsih Mas merupakan politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Sri Juniarsih Mas menjabat sebagai Bupati Berau untuk periode 2025–2030 setelah resmi dilantik pada 15 April 2025 yang berpasangan dengan Gamalis.

Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Berau sebelum kemudian naik menjadi bupati dan kembali terpilih pada periode 2025-2030.

Pengalamannya di pemerintahan daerah membuatnya dikenal di tingkat lokal, terutama karena ia melanjutkan kepemimpinan sebelumnya.

Posisi sebagai petahanan juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan kekuasaan di Pilkada terakhir.

Angela Idang Belawan (Mahakam Ulu)

Angela Idang Belawan merupakan politisi independen yang diusung oleh beberapa koalisi partai.

Dalam Pilkada, ia didukung oleh beberapa partai seperti PAN, PKB, dan Demokrat yang berpasangan dengan Suhuk.

Angela Idang Belawan menjabat sebagai Bupati Mahakam Ulu sejak 23 September 2025 untuk periode hingga 2030. 

Ia menjadi satu-satunya kepala daerah perempuan di wilayah pedalaman Kaltim

Kemenangannya menjadikannya bupati perempuan pertama di Mahakam Ulu.

Neni Moerniaeni (Bontang)

Neni Moerniaeni merupakan politisi senior dari Partai Golkar.

Ia memiliki rekam jejak panjang di dunia politik, mulai dari Ketua DPRD Kota Bontang hingga anggota DPR RI sebelum menjabat sebagai wali kota Bontang.

Neni Moerniaeni menjabat sebagai Wali Kota Bontang sejak 20 Februari 2025 hingga 2030 yang berpasangan dengan Agus Haris.

Ia merupakan satu-satunya perempuan yang memimpin kota di Kalimantan Timur pada periode ini. 

Neni Moerniaeni pertama kali menjabat sebagai Wali kota Bontang pada periode 2016-2021, kemudian kembali terpilih untuk periode 2025-2030.

Peta Kepemimpinan Perempuan di Kaltim

Secara keseluruhan, dari 3 kota dan 7 kabupaten di Kalimantan Timur, terdapat tiga daerah yang dipimpin perempuan pada periode 2025–2026. 

Sisanya masih didominasi kepala daerah laki-laki, termasuk di tingkat provinsi yang dipimpin gubernur laki-laki sejak 2025. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa representasi perempuan di tingkat kepala daerah masih terbatas, meskipun terus mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Kesimpulan

Kehadiran tiga kepala daerah perempuan di Kalimantan Timur periode 2025–2026 menjadi bagian penting dalam mendorong kesetaraan gender di pemerintahan daerah. 

Meski jumlahnya belum dominan, peran mereka menunjukkan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah, termasuk dalam aspek kebijakan, ekonomi, dan sosial. (naa)

Tag

MORE