Arus Politik

Hijrah Masuk TGUPP Dibela Rudy Mas’ud, Castro: Gubernur Tak Punya Hak Prerogatif

Jumat, 24 April 2026 22:25

KOLASE - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud dan Akademisi Hukum Tata Negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO – Polemik penunjukan adik Gubernur Kalimantan Timur, Hijrah Mas’ud, sebagai Wakil Ketua I Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) akhirnya dijawab oleh Rudy Mas'ud.

Sebelumnya, keberadaan Hijrah di TGUPP menuai perdebatan lantaran sarat hubungan kekerabatan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Menanggapi itu, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mengakui bahwa keberadaan adiknya, Hijrah Mas’ud, dalam struktur TGUPP tidak lepas dari peran yang telah terbangun sejak lama dalam perjalanan politiknya.

“Memang adik saya. Dalam melaksanakan kegiatan perjuangan, mulai dari DPR sampai saya terpilih menjadi gubernur, ibu Hijrah selalu mendampingi saya. Karena saya kadang ada di Jakarta,” ujarnya saat konferensi pers di Hotel Claro Pandurata pada Kamis (23/4/2026).

Rudy menegaskan, ada sejumlah urusan yang menurutnya bersifat sensitif dan tidak bisa diwakilkan kepada sembarang orang.

Dalam kondisi tersebut, ia membutuhkan figur yang benar-benar dipercaya untuk menjalankan tugas-tugas tertentu saat dirinya tidak berada di tempat. 

"Kadang ada hal-hal yang sifatnya privasi, misalnya logistik atau mandat tertentu yang tidak bisa diwakilkan. Dia bisa menggantikan saya," ujarnya.

Orang nomor satu di Kaltim itu membandingkan dengan praktik di tingkat nasional.

Ia menyinggung Presiden Prabowo Subianto yang dinilai juga memberikan kepercayaan kepada orang terdekatnya, termasuk sang adik, Hashim Djojohadikusumo.

Bagi Rudy Mas'ud, penunjukan TGUPP adalah kewenangan kepala daerah sekaligus bagian dari prerogatifnya.

"Apa bedanya seperti Pak Hashim dan Bapak Presiden? Dia mempercayakan itu. Memang hak prerogratif,” tegasnya.

Tag

MORE