Bagi Didik Agung, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.
Orang tua, lingkungan, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam membentuk generasi yang berdaya saing sekaligus memiliki identitas kebangsaan yang kuat.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Ketika pendidikan berjalan baik dan nilai kebangsaan tertanam kuat, maka daerah ini akan memiliki generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Jalannya acara dipandu oleh moderator Wiwik Darmiati yang menjaga diskusi tetap interaktif hingga kegiatan berakhir.
Melalui sosialisasi tersebut, Didik Agung berharap masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan Perda Nomor 9 Tahun 2023, tetapi juga memahami semangat yang terkandung di dalamnya.
Sebab, pendidikan dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi dua fondasi penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman. (adv)
Tag



