Advertorial

Dari Ruang Kelas ke Rasa Cinta Tanah Air, Didik Agung Ajak Warga Manunggal Jaya Perkuat Pendidikan dan Kebangsaan

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42

Warga berkumpul untuk mengikuti Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) yang digelar Anggota DPRD Kalimantan Timur, Didik Agung Eko Wahono/ Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Sore itu, suasana Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, terasa lebih hidup dari biasanya.

Warga berkumpul untuk mengikuti Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) yang digelar Anggota DPRD Kalimantan Timur, Didik Agung Eko Wahono, Sabtu (23/5/2026).

Bukan sekadar membahas aturan di atas kertas, kegiatan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan tentang satu hal yang dekat dengan kehidupan masyarakat: pendidikan dan masa depan generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Didik Agung menyosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Wawasan Kebangsaan.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga tentang membentuk karakter dan menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman, Didik menilai penguatan wawasan kebangsaan menjadi hal yang tidak kalah penting dibanding peningkatan kualitas pendidikan.

“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tetapi juga memahami nilai persatuan, gotong royong, dan cinta terhadap bangsa. Itu yang menjadi semangat dari perda ini,” ujarnya di hadapan warga.

Pendidikan Berkualitas dan Karakter Bangsa Harus Berjalan Beriringan

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 Wita itu menghadirkan narasumber Wulandari dan Muhammad Miftah Murdhah.

Keduanya mengupas berbagai aspek dalam Perda Nomor 9 Tahun 2023, mulai dari tanggung jawab pemerintah, peran keluarga, hingga keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan yang berkualitas.

Diskusi berlangsung hangat.

Sejumlah warga menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait tantangan pendidikan saat ini, termasuk pentingnya pembentukan karakter anak di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.

Bagi Didik Agung, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.

Orang tua, lingkungan, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam membentuk generasi yang berdaya saing sekaligus memiliki identitas kebangsaan yang kuat.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Ketika pendidikan berjalan baik dan nilai kebangsaan tertanam kuat, maka daerah ini akan memiliki generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Jalannya acara dipandu oleh moderator Wiwik Darmiati yang menjaga diskusi tetap interaktif hingga kegiatan berakhir.

Melalui sosialisasi tersebut, Didik Agung berharap masyarakat tidak hanya mengetahui keberadaan Perda Nomor 9 Tahun 2023, tetapi juga memahami semangat yang terkandung di dalamnya.

Sebab, pendidikan dan wawasan kebangsaan dinilai menjadi dua fondasi penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman. (adv)

Tag

MORE