Advertorial

Penguatan Demokrasi Daerah

Dari Desa Puan Cepak, Suara Demokrasi Itu Masih Bernyawa

Rabu, 22 Oktober 2025 20:46

PDD - Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-10, yang digagas oleh anggota DPRD Kaltim Didik Agung Eko Wahono/ HO to Arusbawah.co

Beny bercerita tentang bagaimana warga sering kali merasa “sayang” jika tak menerima amplop, tapi menyesal setelah lima tahun berlalu.

“Demokrasi itu bukan jual beli suara, tapi janji untuk memperbaiki hidup bersama,” katanya.

Ia menekankan pentingnya edukasi politik berkelanjutan, agar warga tak sekadar memilih, tapi juga memahami apa yang mereka pilih.

Penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran pemilu juga disebutnya masih lemah. “Institusi pengawas harus punya nyali, jangan takut tekanan politik lokal,” tegasnya.

“Demokrasi Harus Hidup di Akar Rumput”

Sementara itu, Picked Nur Ikan Reviono menyoroti minimnya partisipasi warga di tingkat desa dan kecamatan. Ia menilai demokrasi langsung tidak akan berarti jika hanya dimaknai sebagai datang ke TPS.

“Partisipasi itu juga soal berani mengawasi, memberi kritik, bahkan berdebat dengan santun,” katanya.

Bagi Picked, demokrasi lokal bukan tentang siapa yang menang, tapi siapa yang mau peduli.

Moderator Wulandari pun menambahkan dimensi baru: tantangan era digital. Ia mengingatkan soal bahaya disinformasi dan ujaran kebencian yang kerap memecah warga menjelang pemilu.

Tag

MORE