Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara berbagi strategi menguasai narasi dan memperjuangkan hak Masyarakat Adat melalui media.
Pada puncak acara, dideklarasikan Asosiasi Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara (JMA Nusantara) sebagai wadah resmi jurnalis Masyarakat Adat dari seluruh Indonesia.
Seruan dari Sekjen AMAN: “Jangan Rampas Wilayah Adat Kami”
Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Rukka Sombolinggi, menegaskan perlunya pengakuan terhadap kontribusi perempuan adat dan peran vital jurnalis komunitas.
“Jurnalis Masyarakat Adat Nusantara bukan hanya pencatat peristiwa, tapi pejuang yang menghubungkan kisah dari wilayah adat ke dunia luar. Gunakan ujung pena kita untuk memperjuangkan kedaulatan di tanah leluhur,” ujar Rukka.
Ia juga mengkritik proyek-proyek seperti Proyek Strategis Nasional (PSN) dan food estate yang dinilai merusak wilayah adat atas nama ketahanan pangan nasional.
“Tempat terbaik yang dijaga Masyarakat Adat dirampas dan dihancurkan. Kita belum memiliki undang-undang yang mengakui Masyarakat Adat secara utuh,” tegasnya.




