Arus Publik

Curhat Mahasiswi S2 ITK Viral, Unggah Info soal Beasiswa Gratispol Dibatalkan Setelah Satu Semester Berjalan

Curhat Mahasiswi ITK Soal Beasiswa Gratispol

Senin, 19 Januari 2026 22:58

UNGGAHAN - Unggahan akun IG @aderahayu277 terkait informasi pembatalan beasiswa/ IG @aderahayu277

ARUSBAWAH.CO -  Unggahan akun mengatasnamakan mahasiswi Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Ade Rahayu Putri Jaya, beredar dan viral di media sosial.

Dalam unggahan Instagram pribadi @aderahayu277  tersebut, menjelaskan soal curahan keberatannya terkait pembatalan Beasiswa Gratispol yang ia alami bersama beberapa mahasiswa lain.

“Izinkan saya mengajukan keberatan atas apa yang kalian lakukan terhadap kami,” tulis Ade dalam slide pertama unggahannya.

Mahasiswi S2 ITK Kelas Eksekutif Dinyatakan Lolos Sejak 2025

Ade, dari penjelasannya di unggahan merupakan mahasiswi program magister (S2) ITK kelas eksekutif.

Ia menjelaskan sejak tahun 2025 dirinya telah dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa Gratispol Pendidikan.

Program Gratispol merupakan program besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang digagas Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji untuk memberikan pendidikan gratis bagi mahasiswa asal Kaltim.

Berdasarkan informasi resmi yang diterimanya, Ade dan rekan-rekannya telah menjalani satu semester perkuliahan sebagai penerima beasiswa.

Bahkan sejak awal disampaikan bahwa biaya kuliah yang telah dikeluarkan mahasiswa akan diganti.

Status Beasiswa Dibatalkan Setelah Satu Semester Berjalan

Namun, setelah satu semester berjalan, Ade justru menerima kabar yang tidak baik yaitu status penerima beasiswanya dibatalkan. 

“Setelah satu semester berjalan, kami justru diberitahu bahwa status kami digagalkan,” tulisnya.

Ia menyebut bahwa para mahasiswa sudah terlanjur memberi tahu orang tua, menyusun rencana pendidikan, dan banyak di antara mereka merupakan mahasiswa kelas eksekutif yang harus bekerja sambil kuliah demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Secara pribadi, saya juga ingin menyampaikan bahwa saya yatim, dan pendidikan ini adalah harapan besar bagi masa depan saya,” ungkapnya.

Tiga Pertanyaan Mahasiswa untuk Penyelenggara Gratispol

Dalam unggahannya, Ade juga menyampaikan tiga pertanyaan utama yang ia tujukan kepada pihak penyelenggara Gratispol.

Pertama, mengapa pembatalan baru disampaikan setelah mahasiswa menjalani satu semester?

Kedua, mengapa proses verifikasi dan cross-check tidak diselesaikan sejak awal sebelum mahasiswa dinyatakan lolos?

Ketiga, siapa yang bertanggung jawab atas biaya dan kerugian yang telah dikeluarkan mahasiswa berdasarkan status kelulusan tersebut?

Ade menegaskan bahwa mereka tidak meminta perlakuan khusus.

Tag

MORE