ARUSBAWAH.CO - Perusahaan asal China, Shanghai Shijing New Energy Technology Co. Ltd, menunjukkan minat untuk menanamkan investasi sebesar Rp900 miliar di sektor kelistrikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menjelaskan perusahaan tersebut berencana membangun dua fasilitas utama: pabrik pembangkit listrik biodiesel dan pabrik penunjang kelistrikan yang berlokasi di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Kebutuhan listrik kita pasti besar, apalagi dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara. Saya pikir cocok, silakan buat di sini,” kata Gubernur Rudy saat menerima audensi perwakilan perusahaan di Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Kompleks Pendopo Lamin Etam.
Catatan Gubernur untuk Investasi yang Berkelanjutan
Meski mendukung investasi ini, Gubernur Rudy memberikan sejumlah catatan penting, terutama soal pasokan bahan baku. Menurutnya, pasokan harus cukup agar proyek bisa berjalan jangka panjang.
“Jangan sampai kita bangun, tapi tidak ekonomis dan tidak memberi manfaat bagi masyarakat,” pesan Gubernur.




