ARUSBAWAH.CO - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bumi Etam Sejahtera Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), terus menunjukkan komitmennya sebagai penggerak ekonomi desa.
Setelah sempat vakum beberapa tahun, kini BUMDes kembali aktif dan berhasil memberikan dampak positif bagi ratusan petani sawit dan pisang.
Direktur BUMDes, Muhammad Ali, menyebut kebangkitan BUMDes adalah bentuk ikhtiar bersama demi kemaslahatan warga.
“Yang pertama pasti ucapan Alhamdulillah. Itu memang niat kami, hadir demi kemaslahatan rakyat, terutama di sektor perkebunan sawit dan pisang. Saya merasa bangga melihat pendapatan masyarakat meningkat. Sekarang mereka lebih mendukung BUMDes, bahkan membeli pupuk di BUMDes, tidak di tempat lain,” ujarnya saat dihubungi Arusbawah.co, Sabtu (6/9/2025).
Kunci Sukses: Kepercayaan dan Integritas
Ali menuturkan, kunci kesuksesan BUMDes terletak pada modal kepercayaan.
Baik dalam pengadaan pupuk maupun jenis yang dipasarkan, semuanya harus sesuai standar agar hasilnya dirasakan langsung oleh petani.
“Modal kepercayaan harus ditanamkan. Integritas penting, baik di mata masyarakat maupun pemerintah desa,” jelasnya.
Target 2025: Layani 450 Petani
Hingga pertengahan 2025, BUMDes sudah melayani sekitar 300 petani.
Menjelang musim pemupukan November–Desember mendatang, pihaknya menargetkan pelayanan bisa naik dua kali lipat menjadi 450 petani.
“Kami akan menambah kuota pupuk dan herbisida. Targetnya pelayanan naik dua kali lipat. Dengan begitu, PAD (pendapatan asli desa) juga ikut naik,” kata Ali.
Tag



