Empat tim rescue bergabung dalam operasi penyelamatan, sementara delapan orang lainnya menangani administrasi dan media pelaporan agar seluruh aktivitas tercatat dan terkoordinasi.
- Hidup dari Sungai, Tapi Tak Dapat Apa-Apa, Naskah Akademik Perda Sungai Kaltim Mulai Dibahas
- 9 Provinsi Kuasai 86,8 Persen Produksi Sawit Nasional, Ini Peta Lengkap Sawit Indonesia 2020–2024! Kaltim di Posisi Apa?
- Devisa Sawit Tembus Rp361 Triliun, Indonesia Masih Raja Minyak Sawit Dunia! India Pasar Ekspor Nomor Wahid
Relawan Kaltim Peduli Bergabung dengan Posko yang Sudah Berjalan
Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengatakan relawan Kaltim Peduli akan bergabung dengan petugas yang sudah lebih dulu bekerja di Aceh Tamiang.
“Hari ini saya melepas 37 relawan Kaltim Peduli yang akan bergabung dengan petugas yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang yang ada di posko di sana,” ujarnya saat pelepasan.
“Tagana kita tidak membawa alat tetapi lebih kepada membantu untuk dapur umum yang ada di sana. Tim rescue tentu bergabung dengan yang di sana, kemudian tim kesehatan juga demikian,” jelas Sri Wahyuni.
Bantuan Relawan Berjalan Bersamaan dengan Bantuan Tunai Rp7,5 Miliar
Pengiriman relawan ini berjalan paralel dengan bantuan finansial.
Sebelumnya, Pemprov Kaltim telah lebih dulu menyalurkan bantuan uang tunai Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Masing-masing Provinsi menerima Rp2,5 miliar.
Dana dikirim langsung melalui Bank Kaltimtara ke rekening BPKAD pemerintah daerah setempat.
Tag



